Idea Talks Volume 11 "Pendalaman Pasar Melalui Penguatan Perbankan Syariah dan Regulasi Mitigasi Risiko Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)"
- 9 Juni 2026
- Lintas Sektor
- Online
Latar belakang
Transformasi sektor jasa keuangan di Indonesia ditandai oleh penguatan layanan keuangan berbasis syariah serta akselerasi ekosistem aset keuangan digital yang semakin terintegrasi dalam sistem keuangan nasional. Dalam konteks pendalaman pasar keuangan, perbankan syariah memiliki peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani oleh sistem keuangan formal. Namun demikian, kontribusi dan penetrasi perbankan syariah masih relatif terbatas yang mencerminkan adanya hambatan struktural, antara lain keterbatasan infrastruktur layanan, kesiapan digital, kualitas sumber daya manusia, serta faktor literasi dan persepsi masyarakat.
Di sisi lain, industri aset keuangan digital, termasuk aset kripto, menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat yang signifikan melalui pertumbuhan pengguna dan aktivitas transaksi. Di tengah dinamika tersebut, kompleksitas risiko juga meningkat, mencakup volatilitas harga yang tinggi, risiko operasional dan teknologi, ancaman keamanan siber, serta potensi penyalahgunaan untuk aktivitas ilegal. Kondisi ini menempatkan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) pada eksposur risiko yang semakin kompleks sehingga diperlukan penguatan tata kelola serta kerangka mitigasi risiko yang lebih adaptif dan komprehensif. Kedua isu tersebut menjadi bagian penting dalam agenda pendalaman pasar keuangan nasional yang mendasari penyelenggaraan OJK Institute Idea Talks Volume 11 Tahun 2026.
Objektif
OJK Institute Idea Talks Volume 11 Tahun 2026 bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran penguatan perbankan syariah dalam mendukung pendalaman pasar keuangan nasional, serta pentingnya penguatan regulasi dan mitigasi risiko bagi Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di tengah pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital. Melalui forum ini, diharapkan para pemangku kepentingan dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam terkait tantangan dan peluang dalam pengembangan sektor keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berintegritas.
Peserta
Pembicara
-
Setiawan Budi Utomo (Direktur, Peneliti OJK Institute)
-
Ivan Guruh Setyawan (Deputi Direktur, Peneliti OJK Institute)